DMCA.com Protection Status Cara Membuat QRIS ShopeePay untuk Jualan atau Usaha - Review Teknologi Sekarang

Friday, 28 August 2026

Cara Membuat QRIS ShopeePay untuk Jualan atau Usaha

Cara membuat QRIS ShopeePay untuk jualan atau usaha UMKM (Daftar Merchant ShopeePay) baik QRIS yang dinamis atau statis untuk transaksi online.

Daftar Isi Bacaan [Tampil]

Cara Membuat QRIS ShopeePay

 

Banyak pelaku usaha masih mengandalkan transfer manual atau beberapa kode QR berbeda untuk setiap e-wallet. Akibatnya, proses transaksi jadi lambat dan pelanggan sering mengeluh. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) hadir sebagai solusi standar nasional dari Bank Indonesia.

 

Dengan satu kode QR, pelanggan bisa bayar pakai ShopeePay, GoPay, DANA, OVO, LinkAja, hingga mobile banking bank mana pun.

 

ShopeePay sebagai salah satu dompet digital terbesar di Indonesia menawarkan kemudahan khusus bagi merchant. Pendaftaran bisa dilakukan langsung lewat aplikasi, proses verifikasi relatif cepat, dan ada keuntungan biaya transaksi yang ringan untuk nominal kecil.

 

Bagi pemilik warung, toko online, kafe, atau usaha jasa, memiliki QRIS ShopeePay membantu meningkatkan penjualan karena pelanggan makin nyaman bertransaksi tanpa perlu membawa uang tunai.

Artikel ini disusun agar mudah diikuti, bahkan bagi pemula yang baru mulai berbisnis. Semua informasi mengacu pada ketentuan terkini ShopeePay agar kamu tidak salah langkah. Mari mulai dari dasar.

 

 

 

Apa Itu QRIS ShopeePay?

QRIS ShopeePay adalah layanan penerimaan pembayaran digital berbasis standar QRIS yang disediakan ShopeePay untuk merchant. Dengan menjadi merchant ShopeePay, kamu mendapatkan kode QR khusus yang bisa digunakan pelanggan untuk membayar menggunakan saldo ShopeePay atau aplikasi pembayaran lain yang mendukung QRIS.

 

Ada dua jenis utama QRIS yang biasanya tersedia:

QRIS Statis: Kode QR tetap yang dicetak atau dipajang. Pelanggan scan lalu memasukkan nominal sendiri.

QRIS Dinamis: Kode QR dibuat setiap transaksi dengan nominal yang sudah ditentukan oleh merchant. Lebih aman karena nominal tidak bisa diubah sembarangan.

 

Selain itu, ShopeePay juga menyediakan fitur Link Pembayaran yang bisa dibagikan lewat WhatsApp, media sosial, atau website. Dana hasil transaksi masuk ke dompet merchant ShopeePay dan bisa dicairkan secara instan atau ke rekening bank.

 

Keunggulan utama QRIS ShopeePay adalah integrasi dengan ekosistem Shopee yang sudah familiar banyak orang, notifikasi transaksi real-time, dan dukungan stiker QRIS gratis (bagi merchant yang memenuhi syarat). Bagi usaha mikro, ini menjadi pintu masuk digitalisasi pembayaran yang praktis tanpa perlu sistem kasir mahal.

 

 

 

QRIS ShopeePay Bisa Bayar Untuk Apa Saja?

QRIS ShopeePay bersifat serbaguna. Pelanggan bisa menggunakannya untuk hampir semua jenis transaksi pembayaran di merchant Anda. Beberapa contoh penggunaan yang umum:

Pembayaran di toko fisik (warung, minimarket mandiri, kafe, restoran, salon, bengkel).

Pembayaran produk atau jasa online (dropship, toko online di media sosial, jasa desain, kursus online).

Pembayaran tagihan atau iuran (jika usaha Anda bergerak di bidang jasa).

Transaksi di event atau bazar sementara.

 

Karena menggunakan standar QRIS nasional, pelanggan tidak harus punya saldo ShopeePay. Mereka bisa bayar dengan GoPay, DANA, OVO, mobile banking BCA, BRI, Mandiri, BNI, dan lainnya. Ini memperluas jangkauan pelanggan secara signifikan. Kamu hanya perlu satu kode QR, sementara pelanggan bebas memilih metode pembayaran favorit mereka.

 

Fitur tambahan seperti notifikasi suara di aplikasi atau speaker merchant (opsional berbayar) membuat konfirmasi pembayaran semakin jelas, mengurangi risiko salah transfer.

 

 

 

Berapa Biaya Admin QRIS ShopeePay?

Salah satu daya tarik utama QRIS ShopeePay adalah skema biayanya yang mendukung UMKM. Berdasarkan ketentuan Bank Indonesia dan kebijakan ShopeePay:

Untuk transaksi di bawah Rp500.000, merchant mikro biasanya dikenakan MDR (Merchant Discount Rate) 0%. Artinya, dana masuk penuh tanpa potongan.

Untuk transaksi di atas Rp500.000 atau merchant kategori tertentu, MDR mengikuti ketentuan BI, umumnya 0,3% untuk usaha mikro pada nominal lebih besar, dan sekitar 0,7% untuk usaha kecil/menengah.

 

Penting diingat: merchant dilarang membebankan biaya tambahan (surcharge) kepada pelanggan hanya karena mereka bayar pakai QRIS. Pelanggan selalu bayar sesuai nominal yang tertera.

 

Pencairan dana ke dompet ShopeePay Merchant biasanya instan, sementara transfer ke rekening bank mengikuti jadwal yang ditentukan (sering H+0 atau H+1). Tidak ada biaya pendaftaran. Beberapa fitur tambahan seperti speaker notifikasi QRIS dikenakan biaya sewa harian kecil, tetapi bersifat opsional.

 

Skema ini membuat QRIS ShopeePay sangat kompetitif dibandingkan beberapa penyedia lain, terutama bagi usaha dengan banyak transaksi kecil-kecilan.

 

 

 

Syarat Pendaftaran QRIS ShopeePay

Sebelum mendaftar, pastikan kamu memenuhi persyaratan berikut (berdasarkan informasi resmi ShopeePay) :

Memiliki aplikasi ShopeePay yang sudah terpasang dan akun aktif.

Akun sudah berstatus ShopeePay Plus (terverifikasi KTP dan selfie).

Belum terdaftar sebagai merchant di Shopee Partner atau tidak sedang dalam proses pengajuan.

Usia minimal 17 tahun dan merupakan WNI (atau memiliki KITAS bagi WNA).

Nomor handphone aktif yang terdaftar di ShopeePay.

Data usaha lengkap: nama toko, jenis usaha, kategori bisnis, alamat.

Bukti usaha: foto tampak depan toko (untuk offline) atau foto produk (untuk online).

Untuk usaha berbadan hukum, biasanya dibutuhkan dokumen tambahan seperti NPWP atau izin usaha.

 

Rekening bank atas nama pemilik atau perusahaan juga diperlukan untuk pencairan. Pastikan semua data akurat agar proses verifikasi lancar.

 

 

 

Langkah-Langkah Membuat QRIS ShopeePay

Prosesnya cukup sederhana dan dilakukan langsung di aplikasi ShopeePay. Berikut langkah detailnya:

1.      Unduh atau update aplikasi ShopeePay ke versi terbaru. Login, lalu pastikan status sudah ShopeePay Plus. Jika belum, lakukan verifikasi dengan mengunggah foto KTP dan selfie sesuai petunjuk.

2.      Buka halaman “Saya” di aplikasi ShopeePay. Klik tombol “Daftar sebagai Merchant” di bagian atas foto profil. Pilih “Mulai Sekarang”.

3.      Sistem akan menampilkan data pribadi yang sudah terverifikasi. Konfirmasi jika sudah benar.

4.      Pilih opsi apakah Anda sudah punya QRIS atau belum. Jika belum, pilih buat baru. Jika sudah punya dari penyedia lain, masukkan NMID atau scan kode yang ada.

5.      Lengkapi nama toko, jenis usaha, kategori bisnis, dan email (opsional untuk laporan).

6.      Tulis alamat lengkap sesuai lokasi usaha.

7.      Upload foto tampak depan toko (offline) atau foto produk (online). Pastikan foto jelas, tidak blur, dan sesuai ketentuan.

8.      Periksa kembali semua data, setujui syarat dan ketentuan, lalu kirim. Proses verifikasi biasanya 1–2 hari kerja, bisa lebih lama jika volume tinggi atau data kurang lengkap. Pantau status melalui aplikasi atau notifikasi.

9.      Setelah disetujui, QRIS akan aktif. Anda bisa menampilkan QRIS Statis, membuat QRIS Dinamis, atau generate Link Pembayaran. Unduh dan cetak kode QR, atau pesan stiker gratis jika tersedia di akun Anda.

 

Setelah aktif, uji coba dengan transaksi kecil untuk memastikan semuanya berjalan. Dana masuk ke dompet merchant dan bisa langsung dicairkan.

 

 

 

Apakah Bisa Buat QRIS ShopeePay Tanpa KTP?

Secara umum, tidak bisa. ShopeePay mewajibkan verifikasi ShopeePay Plus yang membutuhkan unggah KTP dan selfie sebagai bagian dari proses Know Your Customer (KYC) sesuai regulasi. Tanpa KTP, akun tidak bisa naik level dan pendaftaran merchant biasanya ditolak.

 

Beberapa kasus khusus mungkin menerima Surat Keterangan dari Dukcapil (Suket) sebagai pengganti sementara jika e-KTP masih dalam proses cetak. Namun, ini tidak dijamin dan tetap memerlukan dokumen identitas resmi. Bagi yang belum punya KTP, solusi terbaik adalah mengurus e-KTP terlebih dahulu atau mencari alternatif penyedia QRIS lain yang memiliki kebijakan lebih longgar (meski tetap memerlukan identitas valid).

 

 

 

Kenapa Tidak Bisa Membuat QRIS ShopeePay?

Beberapa alasan umum penolakan atau kegagalan pendaftaran:

Akun belum ShopeePay Plus (belum verifikasi KTP).

Sudah terdaftar sebagai merchant di Shopee Partner atau ada pengajuan yang masih diproses.

Data usaha tidak lengkap atau foto bukti usaha buram/tidak sesuai.

Informasi identitas tidak cocok dengan data KTP.

Usia di bawah 17 tahun atau status kewarganegaraan tidak memenuhi.

Nomor HP atau akun bermasalah (terblokir, tidak aktif).

Volume pengajuan sedang tinggi sehingga proses lebih lama (bukan penolakan permanen).

 

Jika ditolak, cek notifikasi di aplikasi untuk alasan spesifik. Perbaiki data yang diminta, lalu ajukan ulang. Hubungi customer service ShopeePay jika kendala berlanjut. Pastikan koneksi internet stabil dan gunakan perangkat yang mendukung aplikasi terbaru.

 

 

 

Penutup

Membuat QRIS ShopeePay untuk jualan atau usaha ternyata tidak sulit jika kamu mengikuti langkah-langkah dengan teliti dan menyiapkan dokumen dengan benar.  Keuntungan utamanya jelas: satu kode untuk semua pembayaran, biaya ringan untuk transaksi kecil, pencairan cepat, dan dukungan ekosistem Shopee yang kuat.

 

Mulailah dari sekarang. Update aplikasi ShopeePay, lengkapi verifikasi, dan ajukan merchant. Dalam hitungan hari, kamu sudah bisa menerima pembayaran digital dengan lebih mudah. Ingat selalu untuk mematuhi ketentuan Bank Indonesia, jangan membebankan biaya tambahan ke pelanggan, dan jaga keamanan akun.

 

Dengan QRIS ShopeePay, usaha kalian siap bersaing di era cashless. Selamat mencoba dan semoga penjualan semakin lancar! Jika ada perubahan kebijakan terbaru, selalu cek langsung di aplikasi atau pusat bantuan resmi ShopeePay untuk informasi paling akurat.

No comments:
Write Comments

Note: only a member of this blog may post a comment.

Saldo Gratis 40RB dan Raih Hingga10 Milyar👇

saldo-gratis-nanovest